Beberapa hal yang perlu kamu ketahui seperti siapa yang dapat mengambil tes ini, syarat, dan lokasi tes HPV DNA.








Source: JHPIEGO
Kanker leher rahim (serviks) adalah jenis kanker yang muncul di bagian bawah rahim, tepat di area yang menghubungkan rahim dengan vagina.
Ambil sampel kit yang terdiri dari tabung swab dan tabung pelarut.
Periksa kembali apakah identitas kamu sesuai dengan yang tertera di tabung pelarut.
Ambil tabung swab, buka penutupnya, dan keluarkan alat swab.
Pegang alat swab pada batas garis merah yang tertera.
Ambil posisi yang nyaman, angkat kaki kiri ke posisi lebih tinggi.
Gunakan satu tangan untuk membuka labia (bibir vagina)
Masukkan alat swab ke dalam vagina hingga batas garis merah.
Putar alat swab searah dan berlawanan jarum jam selama 30 detik untuk memastikan sampel terambil dengan baik.
Tarik keluar alat swab dengan hati-hati, dan jaga agar ujung swab tidak terkena apapun.
Letakkan tabung pelarut pada meja dengan permukaan yang datar. Buka tabung pelarut, masukkan alat swab ke dalam tabung tersebut hingga menyentuh dasar, lalu aduk selama 20 detik.
Angkat swab perlahan sepanjang dinding dalam hingga ujungnya tidak lagi terendam. Tempelkan ujung swab ke dinding tabung untuk mengeringkan.
Masukkan swab ke dalam tabungnya kembali.
Tutup tabung pelarut, kencangkan hingga garis pada tutup dan tabung bertemu atau sedikit tertekan.
Lalu serahkan sampel kit kepada petugas kesehatan yang sedang bertugas.
Source: JHPIEGO
Bagus! Kamu sudah satu langkah lebih maju dalam mencegah kanker leher rahim. Selanjutnya kamsection-five pb-5u harus…
Tidak terdeteksi DNA HPV pada tubuh kamu. Tapi kamu tetap melanjutkan pola hidup sehat dan tes HPV DNA secara rutin setiap 10 tahun.
Terdeteksi DNA HPV pada tubuh kamu. Jangan khawatir! Positif HPV DNA tidak selalu berarti seseorang menderita kanker leher rahim. Konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan dan perawatan lanjutan.
Dengan mengetahui status infeksi HPV di tubuh, kamu dapat mencegah pertumbuhan lesi pra kanker sebelum berkembang menjadi sel kanker.
Kepala Puskesmas Manukan Kulon, Surabaya
“Positif HPV bukan Berarti Positif Kanker Leher Rahim”
Kader Surabaya Hebat, 53 Tahun

"Program cek HPV DNA ini sangat bagus untuk masyarakat, agar semua perempuan bisa tahu status HPV mereka. Sejujurnya, ini adalah pengalaman pertama saya, jadi awalnya saya merasa takut dan sedikit malu, sama seperti beberapa wanita lain di sini. Tapi ternyata saat pengambilan sampel, rasanya tidak sakit sama sekali, hanya sedikit geli saja. Oleh karena itu, saya ingin berpesan kepada semua perempuan di luar sana, jangan pernah takut atau malu untuk mengikuti cek HPV DNA jika ada kesempatan, karena ini semua demi kesehatan kita sendiri."